PROFIL

Nama: Araki Yuto
Kanji: θ’ζœ¨ε€’εΆ (あらきゆうと)
Usia: 16 tahun
Tanggal lahir: Hokkaido, 29 Mei
Tinggi/Berat: 170 cm/58 kg
Okupasi: Pelajar, Atlet
Jenis kelamin: Laki-laki
Klaim Wajah: Shinonome Akito (Project Sekai)

PERSONALITI

Yuto pada awalnya terlihat sebagai seseorang yang santai dan mudah bergaul. Namun, kepribadiannya berubah drastis ketika berbicara mengenai bakatnya, ia akan menjadi lebih sensitif dan mudah terbakar amarah.Yuto menghormati siapa pun yang bersemangat dengan minat mereka dan membenci orang yang setengah hati dalam melakukannya. Pun dirinya dapat bersikap sopan terhadap orang yang tak terlalu dekat dengannya.

Tetapi ketika berada di hadapan orang yang ia kenal secara dekat, Yuto akan mengubur dalam-dalam sikapnya ini. Menunjukkan kepribadian aslinya yang suram, mudah putus asa dan selalu merasa gagal.Walau dirinya menutupi hal tersebut dengan sikapnya yang sedikit keras, Yuto sebenarnya adalah orang yang dapat diandalkan dan penuh perhatian pada orang terdekatnya.

KISAHNYA

Satu kata yang dapat menggambarkan sosok Araki Yuto adalah kegagalan. Sejak dini, dirinya selalu dicap gagal oleh ayah kandungnya sendiri. Entah mengapa segala sesuatu yang ia perbuat selalu mendapat respon negatif dari sang ayah. Berkat itulah Yuto selalu kehilangan kepercayaan dirinya dan terdoktrin bahwa dia adalah manusia yang gagal.Sang ayah selalu menekankan Yuto untuk bersikap layaknya seorang pria. Tidak boleh lemah, tidak boleh mengeluh, dan harus kuat secara mental maupun fisik.Selalu saja mengoceh mengenai stereotype laki-laki yang harus dipenuhi oleh sang anak, seperti;laki-laki tidak boleh begitu,
laki-laki tidak boleh begini,

laki-laki harus begitu,
laki-laki harus begini.
Karena hal itu lah yang membuat Yuto kehilangan jati dirinya.Sejak kecil Yuto tergabung dalam klub sepak bola di daerahnya, semua berjalan lancar jua mendapat dukungan dari sang ayah. Namun, waktu demi waktu terlewati, sang ayah semakin berambisi melihat anaknya meraih prestasi. Pun cara yang digunakan olehnya tidak terlalu menyenangkan.Sang ayah malah membandingkan Yuto dengan anak lainnya, pula tak pernah mengakui seluruh progres serta kerja keras Yuto. Hal tersebut membuat si anak mempertanyakan kemampuannya sendiri, apakah dirinya benar-benar mempunyai potensi di bidang ini.

Kendati demikian, Yuto dapat melalui semuanya berkat kehadiran sang Ibunda. Ibundanya lah yang selalu menenangkan serta memberi motivasi tatkala Yuto sedang dilanda keterpurukan berkat perlakuan ayahnya.Ibunya merupakan mantan pianist, terkadang saat Yuto sedang bersedih, ia akan membawa Yuto menikmati pertunjukan musik klasik. Jujur saja, dirinya sedikit menikmati dan terpukau oleh musik-musik tersebut. Sang Ibunda pun dengan senang hati mengajari Yuto bermain piano.Namun, ayahnya lagi-lagi tak menyukai hal tersebut. Ia melarang Yuto untuk memainkan piano lagi,

menyebut sang anak tak mungkin bisa menguasainya dan hanya membuang-buang waktu sajaβ€”bahkan, Yuto juga dihujami pukulan jika ketahuan membangkang.Walau begitu, ia masih tetap ingin bermain piano. Pun selalu mencuri kesempatan untuk memainkannya saat di rumah sang nenek maupun di sekolah.Ibundanya kini telah tiada, dengan bermain piano lah Yuto dapat mengikis rasa rindu yang mendalam walau hanyak sebentar saja. Oh, tentu saja Yuto masih bermain sepak bola, walau sepertinya ia hanya menjadi pembawa sial bagi timnyaβ€”setidaknya begitulah yang dikatakan oleh sang ayah.

CATATAN PENULIS

Halo, dengan Autumn, penulis Araki Yuto di sini.Kami menegaskan bahwa karakter orisinil Araki Yuto hanyalah fiksi belaka, serta ditujukan untuk bermain peran dan sebagai hiburan semata.Seluruh jalan cerita serta latar berlakang berasal dari pemikiran penulis sendiri. Jika ada kesamaan dalam nama, kejadian, dan lainnya, hanya sebuah kebetulan.Akun ini merupakan akun OCRP multiversi yang berlatar di Jepang.

Dominan menggunakan Bahasa Indonesia, namun tak menutup kemungkinan untuk menggunakan Bahasa Inggris, baik untuk interaksi maupun narasi.Semua media yang diposting adalah milik dari pemilik yang sah.Kotak pesan terbuka lebar untuk mendiskusikan plot, relasi, atau sekedar bertukar sapa dan berbincang ringan.Menggunakan Shinonome Akito dari Project Sekai sebagai visualisasi wajah Araki Yuto.

@Veriendus, 2024.